Asetnya Ratusan Triliun, Ini Daftar Perusahaan Konstruksi Terbesar Pada Indonesia

Berminat mempunyai saham perusahaan konstruksi? Cukup banyak lho perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia yg terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga per lembar sahamnya pun relatif terjangkau. Dengan modal Rp 100 ribuan, kamu bisa membeli saham perusahaan tersebut.

Kalau melihat berdasarkan sektornya, kegiatan bisnis yang dijalankan perusahaan konstruksi menjadi bagian berdasarkan kegiatan pada sektor jasa. Jasa Konstruksi Itu berarti apa yang dikerjakan perusahaan konstruksi masuk dalam sektor tersier pada kegiatan ekonomi.

Buat berita aja nih, perusahaan sektor jasa itu sangat banyak. Saking banyaknya, perlu adanya pengklasifikasian perusahaan sektor jasa. Nah, konstruksi ini adalah bagian dari sektor property, real estate, & building construction yg juga bagian menurut sektor jasa.

Di Bursa Efek Indonesia (BEI), sektor-sektor yg dikelompokkan menjadi sektor jasa antara lain sektor Property, real estate, & building construction; Infrastructure, utility, & transportation; Finance; hingga Trade, service, & investment. Dari sektor-sektor tadi, masih ada lagi pembagian berdasarkan sub sektornya.

Pengin memahami lebih jauh tentang perusahaan konstruksi yg terdaftar di BEI? Lifepal udah membuat ulasannya nih buat kamu. Yuk, disimak. Apa itu perusahaan konstruksi? Pekerja bangunan (Shutterstock).

Buat memahami perusahaan konstruksi, terdapat baiknya mengenal terlebih dahulu pembagian sektor ekonomi dari kegiatannya. Di atas sudah dijelaskan kalau bisnis yang dijalankan perusahaan konstruksi tergolong kegiatan sektor jasa.

Sektor ekonomi sendiri terdiri menurut 3 dari kegiatannya, yaitu sektor primer, sektor sekunder, dan sektor tersier. Ketiga sektor ini saling terkait satu sama lain. Keberadaan sektor utama memunculkan sektor sekunder dan sektor tersier.

Seperti yg dibahas pada artikel Daftar Perusahaan Jasa yang Terdaftar pada BEI, sektor utama adalah sektor industri bahan baku dengan aktivitas ekstraksi dan pengumpulan sumber daya alam, seperti pertanian, kehutanan, pertambangan, & perikanan.

Terus sektor sekunder merupakan sektor industri manufaktur yang kegiatannya membentuk produk jadi yang dapat digunakan ataupun terlibat dalam konstruksi. Sementara sektor tersier adalah sektor industri jasa yg kegiatannya melakukan pengangkutan, distribusi, & penjualan barang dari penghasil ke konsumen.

Lalu, masuk ke dalam sektor apa perusahaan konstruksi itu? Lantaran aktivitas perusahaan konstruksi itu merupakan kegiatan jasa, perusahaan konstruksi pun masuk pada gerombolansektor tersier. Di BEI perusahaan konstruksi diklasifikasikan menjadi subsektor building construction Bangunan yg belum terselesaikan (Shutterstock).

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklasifikasikan Jasa Konstruksi medan sembilan sektor saham yg terdaftar. Empat antara lain adalah sektor jasa. Sementara lainnya merupakan sektor manufaktur dan sektor industri bahan baku.

Keempat sektor jasa yg masih ada di BEI meliputi property, real estate, & building construction; infrastructure, utility, & transportation; finance; hingga trade, service, & investment. Dari keempat sektor jasa tersebut, engkauniscaya tahu perusahaan konstruksi masuk ke sektor mana.

Ya, sahih banget. Perusahaan konstruksi beroperasi pada subsektor building construction. Subsektor ini merupakan bagian menurut sektor property, real estate, & building construction bersama dengan sub sektor property & real estate.

Jadi, ketika mencari-cari saham perusahaan konstruksi, kamu mampu menemukannya di sektor property, real estate, & building construction yg informasinya termuat pada website BEI. Namun, lantaran jumlah emiten di sektor tadi poly, Lifepal telah merangkumnya pada daftar berikut adalah

Daftar perusahaan konstruksi yang terdaftar di BEI, apa aja?

Sebagaimana yang sudah disinggung sebelumnya, jumlah perusahaan konstruksi yg terdaftar pada BEI itu sangat poly. Agar memudahkan kamu dalam menemukannya, ini dia adalah daftar perusahaan yang menunjukkan jasa konstruksi menurut jumlah asetnya dan kapitalisasi pasarnya.

Kapitalisasi pasar sendiri digunakan sebagai berukuran nilai suatu perusahaan terbuka. Bisa dibilang kapitalisasi pasar merupakan harga jual perusahaan tadi. Kapitalisasi pasar dihitung dengan rumus harga saham dikalikan jumlah saham yang tersebar.

Apa aja perusahaan-perusahaan konstruksi yang sanggup dibeli sahamnya? Cek mari daftarnya ini dia.Perusahaan konstruksiAsetKapitalisasi pasarWaskita Karya (Persero), Tbk. (WSKT)Rp 132,57 triliunRp 21,99 triliunWijaya Karya (Persero), Tbk. (WIKA)Rp 59,64 triliunRp 18,84 triliunPP (Persero), Tbk. (PTPP)Rp 53,50 triliunRp 11,38 triliunAdhi Karya (Persero), Tbk. (ADHI)Rp 31,40 triliunRp 4,58 triliunAcset Indonusa, Tbk. (ACST)Rp 10,72 triliunRp 833 miliarWijaya Karya Bangunan Gedung, Tbk. (WEGE)Rp 5,99 triliunRp tiga,08 triliunJaya Konstruksi Manggala Pratama, Tbk. (JKON)Rp lima,06 triliunRp 8,09 triliunTotalindo Eka Persada, Tbk. (TOPS)Rp tiga,48 triliunRp 19,33 triliunTotal Bangun Persada, Tbk. (TOTL)Rp 2,91 triliunRp 1,lima triliunNusa Raya Cipta, Tbk. (NRCA)Rp 2,44 triliunRp 938,59 miliarSuperkrane Mitra Utama, Tbk. (SKRN)Rp 1,68 triliunRp 855 miliarNusa Konstruksi Enjiniring, Tbk. (DGIK)Rp 1,67 triliunRp 277,06 miliarParamita Bangun Sarana, Tbk. (PBSA)Rp 701,18 miliarRp 441 miliarCahayasakti Investindo Sukses, Tbk. (CSIS)Rp 446,01 miliarRp 126,78 miliar Ada empat perusahaan konstruksi yang berstatus perusahaan BUMN, berapa pendapatannya? WIKA

Dari banyaknya perusahaan konstruksi yang terdaftar pada BEI, ternyata empat pada antaranya berstatus sebagai perusahaan BUMN. Itu berarti dominan saham perusahaan tadi dimiliki Pemerintah Indonesia.

Perusahaan BUMN mampu dikenali dari nama persero yang masih ada di nama perusahaan tadi. Cuma perusahaan yg dimiliki negara yg boleh memakai nama persero ini. Saat ini jumlah perusahaan BUMN mencapai 115 perusahaan & kurang lebih 20 perusahaan telah tercatat pada BEI.

Sejauh ini bank BUMN menjadi yang terbesar dari sisi aset. Misalnya aja Bank BRI (BBRI) yg memiliki aset sebesar Rp 1.288,20 triliun, Bank Mandiri (BMRI) menggunakan aset sebanyak Rp 1.235,63 triliun, Bank BNI (BBNI) menggunakan aset Rp 843,21 triliun, & Bank BTN (BBTN) menggunakan aset Rp 312,47 triliun.

Nah, baliklagi ke perusahaan konstruksi. Berikut ini adalah perusahaan BUMN pada subsektor building construction dan pendapatannya selama satu tahun.Perusahaan BUMN konstruksiPendapatan 2018Pendapatan 2017Pendapatan 2016Waskita Karya (Persero), Tbk. (WSKT)Rp 48,78 triliunRp 45,21 triliunRp 23,79 triliunWijaya Karya (Persero), Tbk. (WIKA)Rp 31,16 triliunRp 26,18 triliunRp 15,67 triliunPP (Persero), Tbk. (PTPP)Rp 25,12 triliunRp 21,50 triliunRp 16,46 triliunAdhi Karya (Persero), Tbk. (ADHI)Rp 15,65 triliunRp 15,16 triliunRp 11,06 triliun

Nah, itu tadi fakta mengenai perusahaan konstruksi yg terdaftar di BEI bersama besaran asetnya. Ditambah menggunakan perusahaan BUMN konstruksi mana aja yang jua terdaftar dan pendapatannya dari tahun 2016 sampai 2018. Semoga keterangan pada atas berguna! (Editor: Winda Destiana Putri).

Leave a Reply

Your email address will not be published.